Data Kuliner

Data 0

Daerah

Daerah 0

Kontributor

Orang 0

Diakses

Kunjungan 0
Artikel Terakhir

Otak-otak Panggang

Jenis Makanan

Jajanan

Sejarah Makanan

Makanan ringan berbahan dasar ikan laut sangat mudah dijumpai di provinsi Lampung, khususnya pada daerah yang berada disekitar garis pantai.

Nilai Makna Makanan

Bahan Baku Utama

200 gram Ikan giling (gunakan Ikan Tenggiri atau Ikan berdaging putih), 75 gram Tepung Kanji, 1 bagian putih Telur ayam

Bahan Baku Tambahan

1 lembar Daun Pisang (untuk membungkus), lidi, tusuk gigi atau staples (untuk mengunci bungkusan), Saus Kacang atau Cuko Pempek

Rempah-Rempah

1 sdt Lada (sahang) atau Merica

Bumbu-Bumbu

150 ml Santan kental, 2 batang Daun Bawang iris kecil, 1 sdm Gula Pasir, 2 siung Bawang Merah, 1 siung Bawang Putih, 1/2 sdt Garam

Cara Pengolahan

Cerita / Proses Pengolahan

Campur Ikan giling, santan, daun bawang, putih telur, gula pasir dan bumbu halus ke dalam satu wadah, lalu aduk rata. Kemudian tambahkan tepung kanj sedikit demi sedikit, lalu aduk rata.Siapkan daun pisang dalam ukuran kecil (sekitar 15x10 cm). Kemudian ambil adonan sekitar 1 sdm, lalu lipat atau gulung daun pisangnya. Kemudian sebagai pengunci gunakan lidi, tusuk gigi atau staples. Lalu siapkan alat pemanggang, kemudian panggang dengan menggunakan api kecil sampai matang merata. Apabila pada daun pisang sudah ada yang berwarna kecoklatan atau kehitaman artinya otak-otak tersebut sudah matang. Atau untuk lebih memastikan, ambil sebagai contoh satu bungkus lalu buka dan periksa keadaan isinya apakah sudah matang merata atau belum.

Cara Penyajian

Kemudian sajikan dalam sebuah piring atau wadah bersama dengan saus kacang atau cuko pempek.

- Foto Cara Penyajian:
Responsive image


Kecocokan Makanan dengan Usia

Risiko Kerentanan (Bahaya Makanan)Perspektif Pandangan Setempat (bukan Medis-Klinis)

Efek/Kelebihan (Non Kerentanan) Perspektif Pandangan Setempat (bukan Medis-Klinis)

Catatan Lain

Jenis Informan : Website

https://www.dlaiqa.com/2017/09/otak-otak-panggang.html?m=1

Komentar

Tinggalkan Komentar

Kembali