Data Kuliner

Data 0

Daerah

Daerah 0

Kontributor

Orang 0

Diakses

Kunjungan 0
Artikel Terakhir

Kembang Goyang Khas Betawi

Jenis Makanan

Jajanan

Sejarah Makanan

Kue Kembang Goyang adalah salah satu kue tradisional khas Betawi.[1] Nama kembang goyang berasal dari bentuknya yang menyerupai kelopak bunga atau kembang dan proses membuatnya digoyang-goyang hingga adonan terlepas dari cetakan.[1] Latar Belakang Kue kembang goyang Dibuat dari tepung beras.[2] Kue kering ini disebut Kembang Goyang karena ketika akan digoreng cetakan digoyang-goyangkan di atas minyak panas.[2][3] Seiring perkembangan, kue ini pun mengalami penambahan varian rasa. Beberapa tetes essens frambozen, essens pandan, dan biji wijen sebagai variasi rasa hingga penambahan warna membuat penampilan kembang goyang terlihat begitu menarik.[4] Sebagai kue yang dihidangkan di toples bening, kembang goyang sangat cantik jika ditata dengan apik.[1] Sesuai namanya, kue kembang goyang bentuknya menyerupai bunga atau kembang yang sedang mekar.[1] Kembang goyang sendiri merupakan nama sejenis perhiasaan yang dipasangkan di rambut atau sanggul konde dan dapat bergerak-gerak/bergoyang karena memiliki pegas yang biasa dipakai oleh pengantin-pengantin Jawa.[4] Kue Kembang goyang menjadi suguhan khas masyarakat betawi dan biasa disajikan pada saat hari raya Idul Fitri dan acara-acara hajatan.[1][3] Kue Kembang goyang juga menjadi salah satu kue tradisional nusantara yang disajikan untuk tamu yang bersilaturahmi karena memiliki rasa yang renyah dan gurih.[4] Kue kembang goyang juga dikenal dengan nama kue kembang loyang atau kue loyang di Sumatera.[4] Sementara bagi masyarakat Bali, khususnya pemeluk agama Hindu, biasanya memakai kue kembang goyang ini sebagai salah satu isi sesajian pada hari raya keagamaan, seperti hari raya Nyepi.[4] https://id.wikipedia.org/wiki/Kue_kembang_goyang

Nilai Makna Makanan

Bahan Baku Utama

Tepung beras/sagu, telur

Bahan Baku Tambahan

Rempah-Rempah

Bumbu-Bumbu

Cara Pengolahan

Kocok telur bersama gula menggunakan mixer berkecepatan tinggi hingga mengembang. Masukkan bahan kering, aduk lipat menggunakan spatula hingga rata. Tuang santan dan 2 sdm minyak sayur, aduk hingga licin. Panaskan cetakan kembang goyang di dalam minyak banyak dan panas. Angkat. Celupkan ke dalam adonan hingga setengah tinggi cetakan. Celupkan segera cetakan berlapis adonan di dalam minyak bekas memanaskan cetakan. Goreng di atas api sedang sambil digoyang-goyang hingga adonan terlepas dari cetakan. Angkat. Tiriskan. Ulangi proses yang sama hingga adonan habis. (http://www.femina.co.id/snacks/resep-kembang-goyang-camilan-khas-betawi)

Cerita / Proses Pengolahan

Cara Penyajian

- Foto Cara Penyajian:
Responsive image


Kecocokan Makanan dengan Usia

Risiko Kerentanan (Bahaya Makanan)Perspektif Pandangan Setempat (bukan Medis-Klinis)

Efek/Kelebihan (Non Kerentanan) Perspektif Pandangan Setempat (bukan Medis-Klinis)

Catatan Lain

Jenis Informan :

Komentar

Tinggalkan Komentar

Kembali